Lima Batang dari Akar yang Sama

Latarnya pun sama

Sang ilalang pengusik tubuh asalnya

Raut akar yang mengerutkan otot nyawa

Namun, tidak kulihat cabang berkayu itu akan patah

Hanya saja burung-burung enggan singgah

Apakah ia kembali meragukan kepakkannya?

Atau justru ia sedang waspada?

Lima cabang itu adalah saudara

Tidak pernah kulihat sengketa diantaranya

Namun mengapa kini hampir patah dengan sendirinya?

Bukankah pemilik telah rajin merawatnya?

Bukan, dia hampir merusaknya

Bukankah bunganya tak lagi nampak anggun bermekaran 

Buahnya tak lagi merah menawan

Lalu, apakah daunnya juga akan jatuh berguguran?

Atau justru tanahnya akan kering kerontang?

Mungkin, dan tidak mungkin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tandanya Aku Ada

Lilin Yang Lupa Kutiup