Mendung Tiruan
Engkau telah menganyam pintamu dimalam raya Setiap hari rasanya langit penuh dengan nama nama Tak pernah lelah kau menatap rembulan Kau bayangkan dia hadir dengan senyuman Bukankah aku terlalu memaksa Apa yang bukan milikku Biarpun begitu aku belum rela Bukankah aku juga berhak berdoa Siapa sebenarnya nama yang kau puja? Hingga kulihat kau selalu girang menatap bayangannya Aku takkan pernah mencarimu Hingga aku tahu siapa dia yang kau maksud itu