Lilin Kecil Ibu

 Aku berjalan menepi diantara dua arah yang tak pernah kukenal

Arah kanan aku harus lebih giat untuk mampu menghafal peta

Arah kiri aku diarahkan untuk duduk mengamati hujan yang turun dua hari yang lalu

Tiadakah jalan yang lebih normal untukku?


Hampir saja kemarin api ku padam

Kabur bersama belaian angin yang tak pernah kukenal

Kata orang jadi saja daun

Kau akan pasrah pada angin yang menjatuhkanmu 


Tapi bukan keduanya, ataupun ketiganya maksudku

Aku ingin mendengar kata hatiku

Dan langkahku ini ringkih untuk berjalan laju laju

Aku harus terus menjaga api ini tak padam walaupun diujung rindu



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tandanya Aku Ada

Lilin Yang Lupa Kutiup