Ulah Si Aku
Aku datang dengan tidak tahu
Meramu....
Mentari timur setiap saat menatap wajah yakinku
Aku bersikukuh membuntutimu
Tiga palu yang menempa
Aku mulai memahaminya
Mulai datang rasa cinta
Menjadikanku keluarga daripadanya
Namun....
Kini rumah asalaku memanggilku
Dia bilang kamu anakku
Aku tak akan pergi begitu saja
Maafkan aku bukan angkuh dan rakus
Hanya saja aku tak sanggup kehilangan
Biarkan kata orang
Aku tidak peduli
Duniaku keduanya
Aku lahir dinegeri tetangga
Namun mulai tumbuh cinta dinegeri beta
Walaupun begitu kan kuberbakti pada keduanya
Komentar
Posting Komentar