Tuan Tahu ?
Wahai angin malam yang berkeliaran
Lihatlah malam ini sangat redup
Engkau menghembus dengan terburu-buru
Padahal aku duduk sepuluh menit yang lalu
Gemerlap sepertinya telah tertidur lelap
Berselimut tebal yang pekat
Rembulan berbisik kepadaku
Untuk tidak berisik malam itu
Ilalang mulai menunduk pilu
Sepertinya esok pagi akan diserbu
Lahan tandus kering tak berilmu
Cakap tinggi sang mahluk pongah berdarah biru
Sudah rusak atau mulai koyak
Badan sesak rambut botak
Angkat suaraku
Injak puluhan ribu
Malam goyah
Gelap bagaikan lembah
Tutur gundah
Hati gegabah
Komentar
Posting Komentar